Selasa, 03 Maret 2015

Dosenku yang pengertian...

hari ini seperti yang kuceritaan pada postingan sebelumya aku ngantuk berat setiap saat pergi kuliah. emang benar pas dikampus ngatuk abizzzzzzz.... eits tunggu dulu sebenarnya bukan ngantuknya yang pengin aku ceritaain tapi soal kuliahku hari ini.  sebenarnya hari ini masih pengantar mata kuliah ybs. karena masih pengantar dosenku tiba-tiba ngomongin masalah nilai dan kemungkinan peluang kerja setelah kami lulus nanti. sontak kami semua terdiam soalnya dia ngasih pengarahan yang sepertinya emang dari hati.

dia mungkin adalah dosen yang sangat peduli dengan nasib mahasiswa meskipun kelihatannya lebih cuek daripada dosen-dosen lain. si dosen mulai dari nilai-nilai mahasiswa yang rendah bahkan sekedar untuk mendapatkan setengah dari target belum bisa. kemudian mulai deh beliau nyeritain bahwa " mulai dari 2015 ini persaingan pekerjaan semakin ketat. jika kalian mau jadi guru di kota peluangnya sangat sempit, kecuali jika kalian ingin menjadi guru didesa. itupun kalo kalian ingin jadi guru.itu masih dalam konteks sekedar guru . belum lagi penerimaan pegawai negeri sipil hanya diambil beberapa orang saja. selebihnya hanya menjadi guru honorer atau swasta. sayangnya kebanyakan mahasiswa itu ketika lulus kuliah inginnya mereka ya bekerja kalo tidak jadi guru ya kerja di perusahaan atau instansi lainnya. padahal beasiswa pemerinta masih kurang dari terget"

selanjutnya "kalian ini harus sadar dimana kalian berada , posisi kalian. unja ini dari nama saja sudah kalah saing dengan universitas lain diindonesia yang lebih baik. walaupun nilai kalian katakanlah dapat menyaingin lulusan rata-rata dari univ lain. yah kalian ini adalah lulusan dari univ yang masih berkembang. dari segi wadah saja kita sudah diperhitungkan . apalagi jika melihat kemampuan kalian akhir-akhir ini. palingan yah satu atau dua orang dalam satu lulusan yang dapat melanjutkan studi dengan beasiswa . kalian harus sadar posisi kalian. startnya itu berbeda dengan lulusan dari univ lain. belajarlah dari korea.. dulu samsung itu harganya murah dan orang ragu-ragu untuk membelinya. sekarang lihatlah samsung sudah sama kedudukannya dengan produk lain. itu karena mereka tahu posisi mereka sehingga mereka bekerja keras untuk mengenalkan produk mereka. mereka memperbaiki kualitas dengan sungguh-sungguh. sekali lagi bapak tekankan. kalian masih semester enam. masih ada waktu untuk memperbaiki diri. pikirkan target yang ingin kalian dapat setelah lulus kuliah ini. apakah menikah, mau lanjut, atau mau bekerja dan dimana? persiapkanlah diri kalian lebih karena starnya kalian itu dimana"

hiks... aku jadi pengin nangis dengerin bapak itu ngasih nasehat. disamping ngantuk juga.. nusuknya tuh jelas banget dihati. dia ngomong seperti orang sedang ngasih pesan terakhir sebelum meninggal. tapi pesannya panjang dan membekas. ya allah semoga nanti hamba dan teman-teman semuanya menjadi sukses baik dalam pendidikan maupun di dunia lain. amin...

Mengenai Saya