Jumat, 22 Agustus 2014

Cara Membedakan Mahasiswa Baru Dan Mahasiswa Lama


            
        Suatu ketika ketika gue dan dua teman gue lainnya pergi kerumah makan di depan gerbang kampus tempat kuliah gue. Ngapain kita ke rumah makan ? Tentunya untuk beli makan dounkzzz. Berhubung kita-kita baru tiba dari kampung halaman habis menjalani jatah liburan selama satu bulan. Singkat cerita setelah beli nasi kita langsung ke kasir untuk bayar . Di Jambi mah, harga nasi masih delapan ribuan satu bungkus mau lauknya apa aja. Tapi gak tahu ditempat teman-teman . Tiba-tiba sambil bayar , si ibu yang ada di kasir bilang “dik, kalian anak baru ya ?” . Huff…. Kami bertiga saling pandang sambil senyum-senyum. “kita anak lama bu’’. Si ibu langsung bulang lagi “oh, ibu  kirain anak baru disini ”. Yah, itulah pengalaman kesekian kalinya gue di bilang anak baru. Memangnya kenapa sih kita dibilang anak baru. Emangnya gue bawa tanda-tanda seperti anak baru gitu kali ya? . Nah, berdasarkan pengalaman gue , yang gue tahu cara membedakan anak baru dan lama adalah dengan mengenali ciri-cirinya atau bertanya langsung ke orangnya .

Ciri-ciri mahasiswa baru atau anak baru adalah :

1.     Banyak tanya alias kepo

Nah, ini ciri-ciri paling pas buat anak baru yaitu banyak tanya. Ini bukan sekedar hasil pengamatan tetapi pengalaman gue sendiri ketika masih baru . Alasannya karena kita masih baru dan  ingin tahu lebih tentang apa aja yang ingin kita ketahui. Ini nih yang bikin senior sebel nih biasanya. Sekarang gue menyadarinya sendiri ketika gue dikepoin sama maru-maru ( mahasiswa baru )

2.     Kalo berjalan suka rombongan

Ini juga cirri-ciri yang pas buat mengetahui kalo dia itu anak baru. Mereka biasanya masih kurang pede kalo sendirian , jadi masih tergantung sama teman-teman. Apa lagi di tempat baru, sendirian kan bahaya, bisa nyasar atau gak tahu jalan pulang. Hahaha gak lucu juga kali yah.

3.     Kelihatannya kalem , manis , ramah, atau pendiam

Yah anak baru itu memang kelihatannya baik – baik semua. Hampir deh….  Soalnya mereka masih butuh untuk bersosialisasi ekstra ditempat baru. Mereka menampilkan diri mereka baik dan apa adanya. Jadi, kelihatannya polos banget .

4.     Berdandan masih lebaiiiiiii dan gaya SMA

Teman-teman tahukan anak sma itu masih lebay alias alai dandanannya . Suka pakai warna-warna yang ngejreng gitu. Itu masih dipake sama mereka ketika ditempat baru. Karena mereka belum sepenuhnya mengerti tentang cara berdandan anak kuliahan alias orang dewasa. Dan rasa keremajaannya masih sangat banyak saat ini.

5.     Kalo berjalan malam-malam suka pakai baju tidur

Nah. Ini juga nih … yang bikin gue heran , mereka suka pakai baju tidur masuk ke minimarket atau beli makan . Mungkin mereka merasa biasa-biasa aja. Karena memang mereka belum banyak punya teman. Jadi belum takut malu untuk ketemu sama siapapun kalo kelihatan keluar pakai baju tidur. Kalo gue sih ada , tapi jarang banget.

6.     Manggil kita kakak

Kalo dia manggil lo kakak. Itu menandakan banget kalo dia adalah dik tingkat pertama dikampus kamu.


Jadi , mungkin itulah yang dapat gue bagikan sama teman-teman semuanya. Walaupun gak terlalu penting. Tapi setidaknya kita bisa mengetahui itu adalah anak baru atau bukan. Atau supaya kita enggak salah tebak. Kan gak enak juga langsung Tanya “eh kamu anak baru ya ?”. kan gak sopan juga ya. Selamat membedakan ya guys…. 

Senin, 30 Juni 2014

pewarna sintestis

Metanil Yellow merupakan zat warna sintetis berbentuk serbuk padat berwarna kuning kecoklatan, larut dalam air, agak larut dalam aseton.Metanil yellow bersifat sangat stabil. Metanil yellow biasa digunakan untuk mewarnai wool, nilon, kulit, kertas, cat, alumunium, detergen, kayu,dan  bulu. Metanil yellow tidak boleh digunakan untuk minuman, makanan, obat-obatan, kosmetik karena  dalam paparan waktu lama dapat menyebabkan kanker pada saluran kemih dan kandung kemih(MENKES RI, 1985).
Pewarna kuning metanil sangat berbahaya jika terhirup, mengenai kulit, mengenai mata dan tertelan.Dampak yang terjadi dapat berupa iritasi pada saluran pernafasan, iritasi pada kulit, iritasi pada mata, dan bahaya kanker padakandung kemih dan salurankemih.Apabila tertelan dapat menyebabkan mual, muntah, sakit perut, diare, panas, rasa tidak enak dan tekanan darah rendah. Bahaya lebih lanjutnya yakni menyebabkan kanker pada kandung kemih dan saluran kemih(Anonim, 2008).
Metanil Yellow biasanya terdapat pada saos, kerupuk, agar-agar (jelly), minuman ringan, sirup, es puter dan jajanan basah, Sari buah, dan lain-lain. Ciri Makanan yang Menggunakan PewarnaMetanil Yellowadalah :
1.   Warnanya mencolok
2.   Cerah mengilap
3.   Warnanya tidak homogen (ada yang menggumpal)
4.   Ada sedikit rasa pahit 
 5.   Muncul rasa gatal di tenggorokan setelah mengonsumsinya
      
PROSEDUR KERJA
a.   Larutan uji (A)
Ø  Masukan 30 ml cuplikan dalam labu 100 ml, asamkan sedikit dengan asam asetat glacial encer 6% dan masukan benang wol bebas lemak
Ø  Panaskan di atas tangas air sampai semua warna terisolasi
Ø  Benang wol yang telah berwarna, dipisahkan dan dicuci dengan air kemudian dimasukan ke dalam labu erlenmeyer 50 ml
Ø  Tambahkan 10 % ammonia secukupnya, dipanaskan di atas tangas air sampai benang wol tidak berwarna. Setelah benang wol dipisahkan , larutan dipekatkan 
b.   Larutan Baku (B)
Ø  Timbang saksama 50 mg Metanil Yellow
Ø  Larutkan dengan aquades secukupnya
Ø  Tambahkan lagi aquadest sampai tanda batas labu 100 ml
c.   Posedur Identifikasi
Ø  Larutan A dan B ditotolkan secara terpisah pada Kromatografi Lapis Tipis sebagai berikut :
Fase diam            : Plate silica gel
Fase gerak           :
a)      N-butanol : aquadest : asam asetat glasial = 20 : 12 : 5
b)     N-butanol :etanol : aquades : ammonia = 42 : 28 : 28 : 1
Ø  Dilakukan penjenuhan dengan kertas saring
Ø  Pengukuran volume penotolan larutan A dan B masing-masing 10 µl
Ø  Ukur jarak rambat sepanjang 15 cm
Ø  Penentuan penampak bercak adalah cahaya tampak, bercak berwana kuning.         5.   Muncul rasa gatal di tenggorokan setelah mengonsumsinya






UJI PEWARNA DAN PEMANIS BUATAN PADA MAKANAN YANG DIJUAL DI PASAR BEDUK DEPAN GERBANG UNIVERSITAS JAMBI

makanan yang yang akan diuji :
- dadar gulung hijau
- cincau
- cendol
- es pisang ijo

makanan untuk uji pemanis :
1. kolak
2. es buah
3. syrup
4. dll...

Pemanis buatan adalah senyawa hasil sintetis laboratorium yang merupakan bahan tambahan makanan yang dapat menyebabkan rasa manis pada makanan. Pemanis buatan tidak atau hampir tidak mempunyai nilai gizi. Sebagaimana pemanis alami, pemanis buatan juga mudah larut dalam air. Beberapa pemanis buatan yang beredar di pasaran di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Aspartam. Aspartam mempunyai nama kimia aspartil fenilalanin metil ester, merupakan pemanis yang digunakan dalam produk-produk minuman ringan. Aspartam merupakan pemanis yang berkalori sedang. Tingkat kemanisan dari aspartam 200 kali lebih manis daripada gula pasir. Aspartam dapat terhidrolisis atau bereaksi dengan air dan kehilangan rasa manis, sehingga lebih cocok digunakan untuk pemanis yang berkadar air rendah.
  2. Sakarin. Sakarin merupakan pemanis buatan yang paling tua. Tingkat kemanisan sakarin kurang lebih 300 kali lebih manis dibandingkan gula pasir. Namun, jika penambahan sakarin terlalu banyak justru menimbulkan rasa pahit dan getir. Es krim, gula-gula, es puter, selai, kue kering, dan minuman fermentasi biasanya diberi pemanis sakarin. Sakarin sangat populer digunakan dalam industri makanan dan minuman karena harganya yang murah. Namun penggunaan sakarin tidak boleh melampaui batas maksimal yang ditetapkan, karena bersifat karsogenik (dapat memicu timbulnya kanker). Dalam setiap kilogram bahan makanan, kadar sakarin yang diperbolehkan adalah 50–300 mg. Sakarin hanya boleh digunakan untuk makanan rendah kalori, dan dibatasi tingkat konsumsinya sebesar maksimal 0,5 mg tiap kilogram berat badan per hari. Jika berat badanmu 40 kilogram, berapakah massa kue dengan kandungan sakarin 50 mg/kg maksimal yang boleh anda konsumsi?
  3. Siklamat. Siklamat terdapat dalam bentuk kalsium dan natrium siklamat dengan tingkat kemanisan yang dihasilkan kurang lebih 30 kali lebih manis daripada gula pasir. Makanan dan minuman yang sering dijumpai mengandung siklamat antara lain: es krim, es puter, selai, saus, es lilin, dan berbagai minuman fermentasi. Beberapa negara melarang penggunaan siklamat karena diperkirakan mempunyai efek karsinogen. Batas maksimum penggunaan siklamat adalah 500–3.000 mg per kg bahan makanan.
  4. Sorbitol. Sorbitol merupakan pemanis yang biasa digunakan untuk pemanis kismis, selai dan roti, serta makanan lain.
  5. Asesulfam K. Asesulfam K merupakan senyawa 6-metil-1,2,3-oksatiazin-4(3H)-on-2,3-dioksida atau merupakan asam asetoasetat dan asam sulfamat. Tingkat kemanisan dari asesulfam K adalah 200 kali lebih manis daripada gula pasir. Berdasarkan hasil pengujian laboratorium, asesulfam K merupakan pemanis yang tidak berbahaya.
Perbedaan Pemanis Alami dengan Pemanis Buatan
Orang memilih jenis pemanis untuk makanan yang dikonsumsinya tentu dengan alasan masing-masing. Pemanis alami tentu lebih aman, tetapi harganya lebih mahal. Pemanis buatan lebih murah, tetapi aturan pemakaiannya sangat ketat karena bisa menyebabkan efek negatif yang cukup berbahaya. Pada kadar yang rendah atau tertentu, pemanis buatan masih diijinkan untuk digunakan sebagai bahan tambahan makanan, tetapi pada kadar yang tinggi bahan ini akan menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Tabel berikut memperlihatkan perbedaan pemanis alami dan buatan. sumber: Budisma
Tabel Perbedaan pemanis alami dan buatan
Pemanis alami Pemanis buatan
Pada suhu tinggi bisa terurai. Cukup stabil bila dipanaskan.
Memiliki kalori tinggi. Memiliki kalori rendah.
Berasa manis normal. Berasa manis sampai puluhan bahkan ratusan kali rasa manis gula.
Harganya cenderung lebih tinggi. Harganya sangat terjangkau.
Lebih aman dikonsumsi Sebagian dapat berpotensi karsinogen (penyebab kanker).



Healthy Articles

Empat Jenis Bahan Berbahaya Yang Sering Disalahgunakan pada Pangan

Bahan berbahaya adalah bahan kimia baik dalam bentuk tunggal maupun campuran yang dapat membahayakan kesehatan dan lingkungan hidup secara langsung atau tidak langsung yang mempunyai sifat racun, karsinogenik, teratogenik, mutagenik, korosif dan iritasi (Peraturan Menteri Kesehatan Nomor : 472/Menkes/Per/V/1996 tentang Pengamanan Bahan Berbahaya Bagi Kesehatan).

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : 722/Menkes/Per/IX/1988 tentang Bahan Tambahan Makanan, bahan yang dilarang digunakan pada pangan meliputi boraks / asam borat, asam salisilat dan garamnya, dietilpirokarbonat, dulsin, kalium klorat, kloramfenikol, minyak nabati yang dibrominasi, nitrofuranazon, serta formalin.

Disamping itu, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : 239/Menkes/Per/V/1985 tentang Zat Warna Tertentu yang dinyatakan Sebagai BahanBerbahaya, memuat sebanyak 30 zat warna yang dilarang digunakan untuk pangan termasuk rhodamin B dan kuning metanil. Pelarangan tersebut tentunya berkaitan dengan dampaknya yang merugikan kesehatan manusia.

Berikut adalah 3 jenis bahan kimia berbahaya yang sering disalahgunakan dengan ditambahkannya bahan tersebut pada produk-produk pangan:

1. Rhodamni B dan Methanil Yellow
Rhodamin B adalah pewarna sintetis berbentuk serbuk kristal merah keunguan dan dalam larutan akan berwarna merah terang berpendar. Rhodamin B biasa digunakan untuk industri tekstil dan kertas. Rhodamin B dilarang digunakan untuk pewarna pangan.

Methanil Yellow atau kuning metanil adalah zat pewarna sintetis berwarna kuning kecoklatan dan berbentuk padat atau serbuk yang digunakan untuk pewarna tekstil (kain) dan cat. Methanil Yellow dilarang digunakan untuk pangan.

Bahaya Rhodamin B dan Methanil Yellow
Bahaya akut Rhodamin B dan my bila tertelan dapat menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan. Jika terpapar pada bibir dapat menyebabkan bibir pecah-pecah, kering, gatal, bahkan kulit bibir terkepulas. Bahaya kronis akibat konsumsi dalam jangka panjang menyebabkan gangguan fungsi hati, gangguan kandung kemih, bahkan kanker.

Beberapa penyalahgunaan Rhodamin B dan my pada pangan, antara lain kerupuk, terasi, gulali, sirup berwarna merah.

Kenali ciri-ciri pangan yang mengandung Rhodamin B dan Methanil Yellow
a. Warna merah mencolok (Rhodamin B) atau kuning mencolok (Methanil Yellow) dan cenderung berpendar.
b. Banyak memberikan titik-titik warna tidak merata.

2. Formalin
Formalin adalah larutan yang tidak berwarna dan baunya sangat menusuk. Formalin biasanya digunakan sebagai bahan perekat untuk kayu lapis dan desinfektan untuk peralatan rumah sakit serta untuk pengawet mayat. Formalin dilarang digunakan untuk pengawet pangan.

Bahaya Formalin
Formail sangat berbahaya jika terhirup, mengenai kulit dan tertelan. Jika terhirup dapat menyebabkan iritasi saluran pernafasan, jika mengenai kulit dapat menyebabkan luka bakar, reaksi alergi, jika tertelan akan menyebabkan rasa terbakar pada mulut, tenggorokan dan perut, sakit menelan, mual dan muntah, sakit kepala, kejang hingga koma. Dapat pula merusak hati, jantung, otak, ginjal, syaraf.

Konsumsi dalm jangka panjang akan menyebabkan kanker. Jika tertelan formalin sebanyak 30 ml (3 sendok makan) menyebabkan kematian. Beberapa penyalahgunaan formalin pada pangan diantaranya mie basah, tahu, ikan segar dan ikan kering.

Kenali Ciri-ciri Pangan yang Mengandung Formalin
Ciri-ciri mie basah berformalin:
Tidak lengket, lebih mengkilat, bau menyengat khas formalin. Bertahan lebih dari 1 (satu) hari pada suhu ruang / suhu kamar.

Ciri-ciri tahu berformalin:
Tahu dengan bau menyengat khas formalin, tidak mudah hancur. Bertahan lebih dari 1 (satu) hari pada suhu ruang / suhu kamar.

Ciri-ciri ikan asin, ikan segar dan daging segar berformalin:
Tidak dihinggapi lalat, bau menyengat khas formalin.

3. Boraks
Boraks adalah senyawa berbentuk kristal putih tidak berbau dan stabil pada suhu dan tekanan dan tekanan normal. Boraks merupanan senyawa kimia dengan nama natrium tetraborat (NaB4)2lOH). Jika larut dalam air akan menjadi hidroksida dan asam borat (H2BO). Salah satu bentuk turunan borak yang sering disalahgunakan untuk pangan adalah bleng.

Boraks atau asam boraks biasanya digunakan untuk bahan pembuat deterjen, mengurangi kesadahan air dan antiseptik. Boraks dilarang digunakan untuk pangan.

Bahaya Boraks
Boraks sangat bahaya jika terhirup, mengenai kulit, mata dan tertelan. Akibat yang ditimbulkan dapat berupa iritasi pada saluran pencernaan, iritasi pada kulit dan mata, mual, sakit kepala, nyeri hebat pada perut bagian atas. Jika dikonsumsi dalam jangka panjang akan menyebabkan kerusakan ginjal, kegagalan sistem sirkulasi akut bahkan kematian. Konsumsi boraks 5-10 gram oleh anak-anak dapat menyebabkan shock dan kematian.

Beberapa penyalahgunaan boraks dalam pangan diantaranya bakso, cilok, lontong dan kerupuk gendar.

Kenali Ciri-ciri Pangan Mengandung Boraks
Ciri-ciri mie basah, bakso, lontong, cilok dan otak-otak yang mengandung boraks:
Tekstur sangat kenyal, tidak lengket, mudah putus.

Ciri-ciri kerupuk rambak dari tepung, gendar mengandung boraks:
Tekstur sangat renyah, terasa getir.

Jumat, 06 Juni 2014

POSTER KEEP BALANCE


wah,, walaupun terlihat simple namun poster ini murni hasil karya anak bangsa indonesia yang menghimbau agar masyarakat menyeimbangkan antara pembangunan rumah dan  ketersediaan pohon yang ada dilingkungan demi kelangsungan hidup dan masa depan kita semua . amin

Selasa, 20 Mei 2014

bABy


RANGKUMAN MATERI KULIAH (PRAKTIKUM ) KELARUTAN

 Kelarutan  (s) adalah banyaknya gram/ zat yang larut dalam 1 liter pelarut ( air ) Kelarutan atau solubilitas adalah kemampuan suatu zat kimia tertentu, zat terlarut (solute), untuk larut dalam suatu pelarut. Kelarutan dinyatakan dalam jumlah maksimum zat terlarut yang larut dalam suatu pelarut pada kesetimbangan.  Hasil kali kelarutan ( ksp ) adalah hasil kali konsentrasi ion-ion dalam larutan jenuh dipangkatkan koefisiennya masing-masing

Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kelarutan suatu zat antara lain :

PH

Bila pH larutan diturunkan dengan  penambahan asam kuat maka akan terbentuk garam yang mudah larut dalam air

Temperatur
Kelarutan suatu zat padat dalam air akan semakin tinggi bila suhunya dinaikan. Adanya panas (kalor) mengakibatkan semakin renggangnya jarak antar molekul zat padat tersebut. Merenggangnya jarak antar molekul zat padat menjadikan kekuatan gaya antar molekul tersebut menjadi lemah sehingga mudah terlepas oleh gaya tarik molekul-molekul air.

Jenis pelarut
Kelarutan suatu zat sangat dipengaruhi oleh polaritas pelarut. Pelarut polar akan melarutkan lebih baik zat-zat polar dan ionik, begitu pula sebaliknya. Kelarutan juga bergantung pada struktur zat, seperti perbandingan gugus polar dan non polar dari suatu molekul. Makin panjang rantai gugus non polar suatu zat, makin sukar zat tersebut larut dalam air.

Bentuk dan ukuran partikel zat
  Kelarutan suatu zat akan naik dengan berkurangnya ukuran partikel suatu zat. Konfigurasi molekul dan bentuk susunan kristal juga berpengaruh terhadap kelarutan zat. Partikel yang bentuknya tidak simetris lebih mudah larut bila dibandingkan dengan partikel yang bentuknya simetris.

Konstanta dielektrik pelarut
Kelarutan suatu zat sangat dipengaruhi oleh polaritas pelarut. Pelarut polar mempunyai konstanta dielektrik yang tinggi dapat melarutkan zat-zat non polar sukar larut di dalamnya, begitu pula sebaliknya. Besarnya tetapan dielektrik ini menurut moore dapat diatur dengan penambahan pelarut lain. Tetapan dielektrik suatu campuran pelarut merupakan hasil penjumlahan dari tetapan dielektrik masing-masing yang

Pengaruh penambahan zat lain
Surfaktan adalah suatu zat yang sering digunakan untuk menaikan kelarutan suatu zat. Molekul surfaktan terdiri atas dua bagian yaitu bagian polar dan non polar apabila didispersikan dalam air pada konsentrasi yang rendah, akan berkumpul pada permukaan dengan mengorientasikan bagian polar ke arah air dan bagian non polar kearah udara, surfaktan mempunyai kecenderungan berasosiasi membentuk agregat yang dikenal sebagai misel. Konsentrasi pada saat misel mulai terbentuk disebut konsentrasi misel kritik (KMK).

-           





Trik-Trik menghadapi ujian masuk Perguruan Tinggi Negeri



        Gak terasa nih udah hamper dua tahun Saya kuliah di Universitas Jambi ini. Namun sebelum ini saya sekolah dulu selama dua belas tahun. Akhirnya sampailah pada detik ini saya bisa menjalani aktivitas kuliah seperti yang ada dibayangan saya dulu. Oh ya, saya sekarang kuliah dijurusan kimia Universitas jambi, tepatnya semester empat.

        Sebenarnya saya enggak pintar loh guys. Cuma pntar-pintar memanfaatkan segala sesuatu disekelilinga saya . saya lulus masuk perguruan tinggi dengan pilihan pavorite saya yaitu kimia. Melalui ujian yang waktu itu namanya masih SNMPTN saya akhirnya jebol ke tempat ini. Jadilah saya sebagai mahasiswi kimia. Walaupun orang tua saya tidak terlalu suka. Tapi tetap saya ambil karena disanalah hati saya berlabuh J
        Setelah lulus SMA awalnya saya memilih untuk dirumah saja . sekalian membantu urusan orang tua menangani adik saya yang bandel itu . akhirnya jadilah saya seperti ibu muda yang mengantar-jemput si Nurfaziah ( adik saya yang baru masuk SD ).  Kahirnya saya hanya sanggup bertaan lima hari . bahkan tanpa belajar apapun untuk persiapan ujian seleksi masuk PTN.

        Mengapa saya memilih PTN dan bukan swasta, hal itu karena saya  sadari keharusan saya untuk tidak banyak mengeluarkan uang. Ayah saya hanya seorang guru SD dan ibu saya ya ibu rumah tangga. Walaupun sesekali kami menerima uang penjualan getah karet keluarga. Ayah saya menyarankan kedokteran sih, namun saya menolak karena sesadar-sadarnya saya takut darah dan mayat. J

        Akhirnya saya pilih pilihan kimia. Tapi shobat tenang aja, mau jurusan apapun yang penting itu emang dari hati yang jujur. Tidak berdasarkan logika. Karena logika itu gak pas buat memilih jurusan hati kita yang lebih tahu. Karena hati enggak pernah boong tentang perasaan shobat semua menyukai pelajaran apa dulunya. Iya kan?

        Untuk lulus ke perguruan tinggi ada beberapa trik nih yang saya gak lupakan sampai sekarang diantaranya :

1.    Berkumpul dengan teman-teman yang punya ambisi untuk masuk PTN
2.   Menikuti Bimbingan belajar, bisa sama senior, atau lembaga, atau bimbingan sendiri dengan panduan buku pribadi
3.   Rajin membaca informasi tentang universitas tujuan karena itu akan memotivasi kita untuuk selalu membayangkan kita akan lulus disana
4.   Belajar saat santai, misalnya dikamar, disofa, atau dipantai. Walaupun 10 menit sehari itu cukup loh
5.   Selalu update informasi seleksi
6.   Perbanyak kumpulan soal-soal untuk dipelajari
7.   Jaga kesehatan
8.   Rajin refreshing otak dengan jalan-jalan atau hal lain yang kamu suka
9.   Mendaftar diri secepat mungkin dengan teliti, dengan tujuan agar shobat tenang mendapatkan ruangan belajar
10.                Berdoa dan Tawakal

Ok itu aja yah shob. Terimakasih atas kunjungan ke blog saya. Semoga bermanfaat J

        

Asam Karboksilat

Asam karboksilat adalah asam organik yang diidentikkan dengan gugus karboksil. Merupakan asam lemah, tetapi merupakan asam yang lebih kuat dibanding alkohol atau fenol, karena adanya stabilisasi-resonansi anion karboksilat. Contohya HCOOH, dinamai: asam format (berasal dari semut; kata Latin, formica berarti “semut”). CH3COOH dinamai: asam asetat (berasal dari cuka; kata Latin: acetum berarti “cuka”)

Daftar pustaka :


Minggu, 18 Mei 2014

jawaban diskusi kuliah " antiferomagnetik"



Antiferomagnetik

      Gabungan momen magnetik antara atom-atom atau ion-ion yang berdekatan dalam suatu golongan bahan tertentu akan menghasilkan pensejajaran anti paralel. Gejala ini disebut anti-feromagnetik. Sifat tersebut antara lain terdapat pada MnO, bahan keramik yang bersifat ionik yang memiliki ion-ion Mn2+ dan O2-. 

Tidak ada momen magnetik netto yang dihasilkan oleh ion O2-, hal ini disebabkan karena adanya aksi saling menghilangkan total pada kedua momen spin dan orbital. Tetapi ion Mn2+ memiliki momen magnetik netto yang terutama berasal dari gerak spin. Ion-ion Mn2+ ini tersusun dalam struktur kristal sedemikian rupa sehingga momen dari ion yang berdekatan adalah antiparalel. Karena momen-momen magnetik yang berlawanan tersebut saling menghilangkan, bahan MnO secara keseluruhan tidak memiliki momen magnetic